Ketika pertama sekali kita bertemu kau yang pertama sekali tersenyum dan menyapaku
Pertemuan berikutnya pun, senyum dan sapamu tetap selalu yang pertama
Aku pun akhirnya jatuh hati, meski aku sadari senyum dan sapamu bukan hanya padaku
Aku tidak perduli, bagiku kau yang terbaik
Sejalan dengan waktu, senyum dan sapamu berhasil membuat banyak orang yang jatuh cinta padamu
Kau pun tidak lagi yang pertama harus mendekati, kini kau yang didatangi
Namun waktu juga mengubah dirimu
Perlahan ku sadari, senyum dan sapamu semakin jarang terlihat
Bahkan kemarin ketika aku mendatangimu, tersenyum padamu
Tapi kau hanya memandangku sesaat dan kemudian berlalu
Tak ada sapa dan senyum seperti dulu
Aku bisa memahami kalau aku bukan satu satunya dihatimu
Aku mengerti kalau senyummu bukan hanya milikku
Tapi kali ini kau sama sekali tidak membalas senyum dan sapaku
Kau seperti tidak mengenaliku lagi
Aku tersakiti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar